Cara Memberi Makan dan Membiakkan Kuda

0 Comments


Kuda adalah herbivora dan pada dasarnya menunjukkan fermentasi usus belakang. Jadi, sangat penting untuk melakukan manajemen pemberian makan yang tepat pada kuda sehingga dapat menghambat pemberian makan dan pemberian pakan yang kurang. Fitur yang menonjol disorot tentang pemberian makan.

1. Jangan memberikan zat protein non nitrogen seperti urea ke kuda dari semua kategori karena tidak dapat dicerna seperti ruminansia.

2. Kuda harus diberikan bahan kering setidaknya 1,5% dari berat badan.

3. Berat badan (kg) = lingkar jantung (cm) * 2,7 untuk keturunan ringan

Berat badan (kg) = lingkar jantung (cm) * 3.1 untuk keturunan sedang

Berat badan (kg) = lingkar jantung (cm) * 3.5 untuk breed berat

4. Pakan terkonsentrasi yang paling umum diberikan kepada kuda adalah gandum, gandum, gram dan dedak gandum.

5. Sejauh hijauan hijau diperhatikan, pakan terbaik adalah lucerne (baik hijau atau jerami).

6. Untuk pemanfaatan dan asimilasi nutrisi yang lebih baik, ransum harian dapat dibagi menjadi 4-6 kali makan terpisah.

7. Keteraturan dalam pemberian makan, hindari pemberian makanan penuh sebelum dan setelah berolahraga dan mengubah komposisi ransum secara bertahap adalah simbol paling penting dalam pemberian makan kuda.

8. Pada kuda, khususnya bahwa pakan ternak diberikan sebelum padi-padian. tetapi jika pakan ternak cincang tersedia maka dapat dicampur dengan biji-bijian atau konsentrat.

9. Tidak ada kelompok makan disarankan sejauh menyangkut pemberian makan biji-bijian.

10. Untuk menghindari kekurangan mineral, campuran mineral harian 25-40 gram ditambahkan dengan konsentrat.

11. Seekor kuda (tanpa pekerjaan) dengan berat 400 kg berat badan mungkin membutuhkan 0,38 kg Protein Cerna mudah dicerna (DCP), 20 gm kalsium, 20 gm fosfor dan 70mg karoten.

12. Untuk pekerjaan menengah, dibutuhkan 0,86 kg DCP, 50 gm Kalsium, 50 gm fosfor dan 135 mg karoten.

13. Dan untuk pekerjaan berat, dibutuhkan 1,10 kg DCP, 60 gm kalsium, 60 gm fosfor dan 170 mg karoten.

14. Kuda tidak boleh disiram setidaknya 20-30 menit sebelum dan sesudah latihan keras.

15. Persyaratan air minum adalah 36 liter per hari dan dapat bervariasi sesuai musim seperti di musim panas permintaan air meningkat.

16. Untuk praktik umum, menyediakan air sebelum makan.

17. Secara umum jadwal penyiraman, penyiraman harus dilakukan tiga kali sehari di musim panas dan dua kali sehari di musim lain.

18. Kuda bersifat poliestrous musiman. Awal musim semi dianggap sebagai waktu perkembangbiakan terbaik di India.

19. pubertas dicapai pada usia 18 bulan.

20. Perkawinan harus diizinkan pada usia 3 tahun ketika mencapai 75% dari berat badan,

21. Siklus eestrous adalah 21 hari dan durasi panas adalah 4-6 hari.

22. Harus dibiakkan 2 sampai 3 hari setelah munculnya gejala panas.

23. Ekor kuda harus dibalut dan dijauhkan ke satu sisi agar tidak mengganggu selama persetubuhan.

24. Untuk berkembang biak, satu kuda jantan cukup untuk 30-40 kuda.

25. Seekor kuda jantan harus digunakan 5 kali dalam seminggu.

26. Satu pemandangan yang paling dapat diamati pada saat kelahiran adalah penampilan manik-manik lilin pada puting satu atau dua hari sebelum pengiriman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.